Potensi Kerusakan dan Pencemaran di Kab. Sukabumi


Potensi Pencemaran dan Kerusakan di Kab. Sukabumi

  1. Kerusakan dan pencemaran akibat penambangan
  2. Kerusakan hutan dan kawasan lindung: erosi,sedimentasi
  3. Konversi/perubahan penggunaan lahan: peningkatan run off, berkurangnya resapan
  4. Peningkatan eksploitasi air tanah untuk industri dan domestik
  5. Berkurangnya species dilindungi
  6. Pencemaran sungai oleh limbah rumah tangga  (sampah, sabun, deterjen, tinja, bahan kimia)
  7. Pencemaran sungai oleh kegiatan usaha
  8. Pencemaran tanah dan sungai oleh pestisida & pupuk (pertanian,perkebunan, domestik)
  9. Pencemaran bahan berbahaya dan beracun (oli bekas, limbah accu, batre, lampu mercury, limbah medis, industri)
  10. Pencemaran udara oleh sumber bergerak dan tak bergerak
  11. Dampak dari Perubahan Iklim regional dan global
  12. Pencemaran dan kerusakan habitat pesisir dan laut

Banyak sekali ukuran untuk membuktikan hipotesis di atas, tetapi instrumen yang sederhana dan ada adalah PermenLH no. 17 Tahun 2009 tentang Daya Dukung Lingkungan (daya dukung lahan dan daya dukung air) (download filenya: PermenLHNo.17Tahun2009 juga tata cara untuk menghitung Daya Tampung lingkungan. Upaya untuk mempertahankan yang ada dan merehabilitasi/memulihkan yang telah rusak/tercemar butuh spirit yang sangat besar yang melibatkan semua stakeholder terkait.

SAVE OUR EARTH?

About these ads

3 thoughts on “Potensi Kerusakan dan Pencemaran di Kab. Sukabumi

  1. untuk kerusakan lingkungan yang ada di wilayah kabupaten sukabumi…perlu dicermati dengan seksama tentang keragaman lingkungan yang ada di sukabumi…seperti kita ketahui bahwa kekayaan alam di sukabumi tesusun dari kata GURILAPS (dulu merupakan konsep pariwisata).
    GURILAPS (gunung, rimba, laut, pantai dan sungai), masing-masing lingkungan dalam GURILAPS tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda namun satu yang dapat terjadi pada lingkungan tersebut yaitu ketika salah satu lingkungan GURILAPS terganggu maka dengan sendirinya lingkungan lain dalam GURILAPS akan turut terganggu juga. Dan sebaliknya pernyataan sebab akibat dapat dianalisa melalui pendekatan ini.
    Saya hanya ingin mengatakan bahwa untuk menjaga dan memulihkan lingkungan perlu dilihat bagaimana keterkaitan GURILAPS tersebut dengan semua aktivitas yang ada di kabupaten sukabumi. Mudah-mudahan sinergitas antara komponen GURILAPS tetap terjaga .

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s